Langsung ke konten utama

3 Hari di Semarang (Part I)

 Kali ini sebenarnya bukan perjalanan saya sih tapi perjalanan teman-teman saya, namun karena sepanjang perjalanan mereka selalu mengikut sertakan saya maka mau gak mau ini perjalanan menjadi perjalanan saya juga :O

3 Hari di Semarang. (Part I)
Perjalanan ke Sem arang ini sebenarnya sudah hampir gak jadi dilaksanakan bahkan berkali kali di cancel, maklum pada sibuk semua Hahahaha namun semangat tinggi yang tak kenal lelah untuk lari dari kesibukan dan segala masalahnya LHo???? :v
Wes tanpa banyak kata-kata berikut saya perkenal kan 2 Perempuan yang bakal ngisi Travel Writter kalii ini,

Ce'euy.
Yang di samping kiri ini namanya Ce' Euy...Hmm Pembawaan nya Kalem, doi suka banget berhitung maklum profesi nya sebagai tukang ngitung di kantornya bahkan sering ke bawa sampe keluar kantor hehhehe....gak suka hal-hal yang ribet dan paling anti kalo jalan kaki, Doi kemana mana pasti bawa air minum Hmmm ternyata itu air minum disiapkan sebagai bentuk kasian karena aku yang memang doyan minum hahahhaha..Makasih Ce' Euy.
 
Ce' oey.
Kalo yang sebelah kanan ini namanya Ce' Oey.. nama depan nya aja sama, kaya nya mereka berjodoh untuk jadi kakak adik.
 Kalo yang ini demen banget jalan kaki ternyata usut punya usust doi ikutan kelas yoga saben sore nya so pantes saja nafas nya panjang :@ , Demen banget kuliner pedas huffffhhhhht... tapi pantang makan makanan yang terbuat dari hewan berkaki empat.... Wah itu sesuatu yang tak mungkin aku lakukan, Secara itu sate kambing di warung saya selalu menggoda untuk disantap hehehhe..

Untuk mudah menyebut Ce’Oey dan Ce’ Euy maka saya sebut saja mereka ini DuoEkonomi AC.Cerita nya panjang sihhh, nanti seiring usai nya cerita 3 Hari di Semarang ini maka sampean semua mungkin akan setuju juga dengan sebutan ini :D

HARI PERTAMA

Perjalanan diawali sejak sehari sebelumnya jam 17.00 WIB, selesai ngantor mereka naik bus Jakarta - Semarang wuinggggggg sampai jam 03.30 an di per empatan Krapyak-Semarang. Perjalanan di dalam bis tidak bisa saya gambarkan karena saya memang tidak ikut di dalam nya, karena saya tinggal di Semarang maka saya jemput mereka di Perempatan "Krapyak", tapi kalo liat raut muka mereka sepertinya perjalanan di dalam bis lancar terkendali sih tak ada gangguan yang berarti kecuali si Ce' Oey yang terlambat turun begitu bis sudah sampai tujuan.
04.00 - 05.30

Pagi menjelang subuh, di Semarang masih sepi banget oey, pokoknya kaya film2 American midnight lah bedanya cuman gak ada cowboy ama kuda nya doang hahahaa...Setelah nungguin subuh di Musholla SPBU sekitar Krapyak, akhirnya dengan bergegas kami menuju ke Simpang Lima dengan angkot tarif biasa Rp 3000,- per orang, Perjalanan gak sampai 30 menit Wessss.......sampailah kami di Simpang Lima.
Simpang Lima masih sepiiiiiiiiiiiiii....... :y
Nama resmi simpang Lima ialah Lapangan Pancasila namun orang-orang sekitar lebih mengenal nya dengan sebutan Simpang Lima, Mungkin karena ada lima persimpangan disini kalee ya.,
Ir Soekarno meresmikan nya sebagai alun-alun Semarang karena posisi nya yang tepat ada di jantung kota setelah sebelumnya Alun-Alun Semarang ada di daerah Kauman.


Tak jauh dari Simpang Lima, kami berjalan menuju ke salah satu gedung pemerintahan Jawa Tengah. Gedung yang dibangun khas rumah orang jawa ini berdiri megah diantara gedung-gedung perkantoran yang mengelilingi Kawasan Simpang Lima ini, Pantas saja setiap jam kerja mulai dan jam kerja berakir, kawasan ini selalu padat. Kendati si Komo nggak lewat.. heheeh..


05.30 - 06.30
Setelah puas mengelilingi Simpang Lima, Rombongan (Wah Rombongan!!! kaya anak SMP mau karya wisata aja Hahahhahaha) ya udah saya ganti saja dengan kata "Kami" hehehe kesan nya ( kayak Sumpah Pemuda sih hehehhe tapi gak papa agar selalu mengingat perjuangan bangsa bukan? ) menuju ke Tugu Muda Semarang. Masih dengan Angkot Jurusan Simapang Lima - Mangkang tapi kali ini dengan tarif yang lebih murahh yaitu Rp 2500,- per orang hal ini terjadi setelah DuoEkonomi AC mulai menerapkan ilmu nya, Ilmu "Menawar" hehheeh tau kan kenapa Julukan DuoEkonomi AC pantes untuk duo ini.

Tugu Muda
Gak nyampe 10 Menit sampai lah kami di Tugu Muda Semarang. Menurut sejarah nya Tugu Muda ini dibangun sebagai simbol perjuangan Lima Hari di Semarang, Hal ini terlihat jelas dari bentuk tugu itu sendiri yang persis seperti bambu runcing dengan penyangga berbentuk segilima yang tentu saja melambangkan 5 sila dalam pancasila.
 

Sejenak menghirup udara pagi Semarang dan nongkrong di tengah-tengah Tugu Muda itu serasa berada di belahan dunia lain di luar Indonesia lho karena di sekeliling Tugu Muda terdapat sebuah taman kecil dengan kolam berisi ikan-ikan yang nampak jelas jika kita lihat dari atas apalagi sambil menghadap Gedung Tua penuh sejarah berpintu seribu alias Lawang Sewu.

Lawang Sewu
Tapi sayang nya Lawang Sewu baru buka loket setelah jam 7.30an, hmmm Akhirnya cuman bisa ambil foto di depan pintu gerbang nya doang...Jepreeettt!!! ;)

06.30 - 07.00
Setelah cukup lelah dan ngantuk mulai melanda akhirnya Kami memutuskan untuk menuju Hotel, Kebetulan Hotel yang di pilih lumayan dekat dari Tugu Muda ke arah Jalan Imam Bonjol, Pemesanan tiket untuk kamar ini telah dilakukan jauh jauh hari sebelumnya, Jadi hari itu tinggal datang, Bayar (masih dibawah Rp 200 ribuan semalem siy), makan pagi dan kenyang.

Walaupun tak semewah seperti tempat-tempat penginapan lain di kota kota tujuan wisata lain seperti Yogya ataupun Solo dengan harga yang sama namun cukup lumayan lah dengan 2 bed, Tivi, AC dan Kamar Mandi dalam.

Hmmm Sambil Nungguin DuoEkonomi AC Tidur, Mandi dan Siap2 jalan Lagi, Saya cukupin dulu ya Postingan nanti kita lanjutin setelah Ce’ Oey dan Ce’ Euy siap jalan lagi. :s :s








Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMPUNG TANGGUH,JEMBATAN MENUJU NEW NORMAL. M enjadi konsisten itu ternyata tidak semudah yang dibayangkan, menjadi konsisten tak seenteng mengucapkannya, perlu komitmen dan keseriusan. Seperti yang Aku alami nih, pengennya bisa konsisten nulis dan nyatetin apa aja di blog, kemudian upload saben hari tapi jadinya malah nggak ada kemajuan, lupa sama tujuan, akhirnya berhenti deh di tengah jalan. Terakhir nulis dan posting 7 tahun yang lalu euy, kalau bocah itu udah seusia SD hahhaha, tapi gak papalah yang penting masiih dikasih nafas untuk menjadi saksi yang terjadi selama ini, dan lanjut nulis lagi seperti sekarang ini. Estu Ayu sih belum paham pose ya,kalau kakaknya udah. Banyak banget yang terlewatkan ya, mulai nikah sampai punya dua anak, Alhamdulillah banget atas apa yang terjadi selama ini, punya istri yang bisa menjadi segalanya, 2 anak yang lucu dan kehidupan yang mengalir seperti doa sederhanaku, yakni berharap bisa menjadi suami yang terus berpenghasilan tan...

KEHILANGAN

    Aku terus mengikutinya dari belakang, Sesekali dia menoleh ke belakang untuk memastikan aku benar ada dan tidak jauh darinya. Namanya Dadang tetangga sebelah rumah sekaligus sahabtku sejak kami bersama menghabiskan 6 tahun di sekolah dasar, Postur tubuhnya yang lebih jangkung dari aku membuat nya selalu menungguli ku dalam beberapa permainan yang sering kami lakukan, Langkah nya yang panjang dan gesit membuatnya lebih sering mendapatkan layangan putus yang sering kami kejar seusai pulang sekolah.      Hari itu langkah cepatnya berjalan mengikuti sekumpulan massa yang memang sejak tadi pagi sudah membanjiri sepanjang jalan di depan SMP kami, Meskipun belum tahu benar namun kami yakin tujuan mereka adalah kantor walikota. Kantor megah yang selalu dijaga petugas pengamanan, hari itu tak ubahnya seperti pasar kaget. Ratusan orang sudah berkumpul disana dengan berbagai macam atribut, ada yang menenteng bendera merah putih tinggi-tinggi...